ahh.. selamat tinggal cinta yang kuperjuangkan
Demi Cinta katanya aku pergi
ya, demi cinta, apalagi kalo bukan itu
karena aku sayang kamu?
bukan, semuanya memang demikian
demikian cintanya aku kepadamu
kau lain, kau bahagia, ya bersamanya, bukan bersamaku
aku tidak, tidak bahagia dan tidak ingin membuatmu tidak bahagia
jadi sekali lagi demi itu cinta
aku cinta kamu demikian
makanya aku pergi
semoga kamu tidak lupa
aku pernah masuk disana
didalam hatimu yang kecil dan berdarah
ya, aku hanya masuk, tak sempat tinggal
karena aku harus pergi
sekali lagi, demi itu cinta
cinta aku demikian
aku takut takkan sanggup hanya memberi cinta yang demikian
beda dengan dia yang cinta kamu karena kamu dan itu
aku kan hanya pria yang demikian cinta
bukan pria yang kemudian bahagia berdua selamanya
karena aku tanpa kamu tidak akan bahagia
tapi kamu dengan dia akan bahagia selamanya berdua
ya itu menurut aku, tidak tahu menurut kamu
kamu aku dia dan itu
selalu itu yang jadi pertimbangan
ya sudahlah, aku titip notes didepan pintu rumah kamu
bertuliskan kata-kata spontan dari dalam jiwa
karena sekali lagi demi cinta
aku harus melakukan itu
ya itu notes yang aku tulis dari hati
saat kamu tidak keluar lagi
sayang, padahal aku mau memberikan sesuatu
sebuah senyum pengharapan terakhir
yang termanis yang mungkin akan membuat kamu lupa
kalau semua ini aku lakukan demi cinta
ah sudahlah
ini memang selalu demi cinta
mungkin karena aku memang cinta
sehingga semuanya selalu demi cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar