Berikut adalah rangkuman Mario Teguh Golden Ways tanggal 03 Nopember 2013 dengan tema Kapok Jatuh Cinta.
Kapok jatuh cinta tidak hanya terjadi pada usaia remaja, tetapi orang
dewasa pun sering mengalami ini. Kalau kapok itu sering terjadi, berarti
memulainya juga sering juga.
Dalam bahasana ini mari kita simak, mengapa dilema cinta itu selalu
ada?, mengapa cerita paling banyak ditulis tentang cinta?, mengapa yang
terkenal-terkenal selalu tentang cinta?, dan mediapun lebih banyak
menceritakan tentang cinta?. Untuk itu mari kita perbaiki sikap kita
terhadap cinta ini, tentang pengertian kita mengenai sifat Tuhan Yang
Maha Mencintai; karena orang yang sikapnya salah, pengertiannya salah,
hidupnya sulit benar.
Cinta itu tidak pernah salah, terjadi kesalahan pada cinta itu karena:
1. Kita salah pilih,
2. Salah cara mencintainya.
Orang yang tidak tahu kesalahannya, ia akan selalu menyalahkan
kehidupan dan orang lain. Ia tidak menjadikan dirinya pribadi
bertanggung jawab, padahal hanya akan terjadi 2 kemungkinan jika
kesalahan ini terjadi: dia yang salah pilih atau dia menciantainya
dengan cara yang salah.
Wanita itu menolak laki-laki yang baik, tapi memilih laki-laki yang nakal. Kalau kemudian dia tersakiti, dia bilang semua laki-laki sama saja.
Berdasarkan konsep pada umumnya, tanggung jawab pribadi itu jarang
disadari orang, tangggung jawab pribadi mengenai ekonomi, mengenai
kesehatan, mengenai keluarga, mengenai masa depan; jarang sekali diambil
alih oleh dirinya. Padahal tanda kedewasaan adalah mengambil alih
tanggung jawab. Semakin dewasa, semakin sedikit kita menyalahkan orang
lain. Semakin dewasa, semakin mudah meminta maaf, bahkan saat tidak
salah.
Maka, jadilah pribadi yang lebih bertanggung jawab. Hati itu hanya
satu dan itu menjadi milik dan tanggung jawab kita; kalau yang dekat
saja tidak bisa kita urus, bagaimana mungkin kita mengurus yang jauh.
Pemberi Harapan Palsu itu tidak akan ada jika wanita
itu cerdas; karena wanitalah yang sering menjadikannya korban, karena
sifat asli wanita yang harapannya tinggi. Maka sarannya adalah 1. Wanita
jangan menaruh harapan terlalu tinggi pada laki. 2. Wanita itu tidak
suka dijanjikan kecil, padahal jika laki-laki janjinya terlalu besar,
kemungkinan besar itu bohong.
Pastikan ini; kalau terlalu baik untuk benar itu biasanya tidak benar;
kalau ada tanda-tanda tidak baik dari awal, itu lebih baik jangan.
Karena kemarahan kita terhadap diri sendiri adalah melakukan sesuatu
yang kita tahu tadinya akan salah.
Cinta pertama itu sulit dilupakan, karena pertama kali Anda menemukan
diri Anda yang bisa jatuh cinta. Bukan karena orang itu, tapi Anda
menemukan diri Anda yang paling indah. Karena orang pacaran ditelepon
itu bukan mendengarkan pasangannya, tapi mendengarkan dirinya sendiri.
Setelah itu baru memasuki ke tahapan berikutnya, bahwa cinta itu juga
hinggap pada orang-orang yang tidak jujur dan tidak setia, lalu kemudian
kita membenci cinta yang sebetulnya suci didalam pribadi yang tidak
baik.
Putus cinta itu wajar;Jika cinta pertamamu adalah yang terakhir,Bagaimana engkau tahu bahwa itu yang terbaik.
Namanya perasaan itu tidak pernah permanen, kita itu dirahmati Tuhan
dengan perasaan lupa. Maka jangan pernah mengeluhkan lupa, karena lupa
itu rahmat; sehingga Anda yang sebenarnya marah dan kecewa itu sebentar,
biarkan Anda mengalami rasa sakit itu dari putus; kemudian Anda
berhati-hati pada kesempatan berikutnya. Putuslah sebanyak-banyaknya
sebelum menikah, tapi setelah menikah jangan pernah putus.
Putus cinta itu tidak sakit,Yang sakit itu sudah putus, tapi masih cinta.
Curiga itu diperlukan, agar tidak tertipu; yang tidak boleh itu
adalah berlebihan. Kita diijinkan tertipu, supaya lebih bijak pada
pilihan berikutnya.
Terkadang Tuhan membuka pintu menuju rejeki yang besar itu, dengan mengambil ketergantungan kita pada yang kecil.
Sulit sekali bagi kita meninggalkan orang yang kita cintai; tapi
lebih sulit lagi meminta orang tidak pergi, padahal kita tahu dia tidak
mencintai kita.
Tidak semua kekasih akan menjadi belahan jiwa.Banyak yang akan putus, dan semoga ada satu yang abadi bersamamu.
Jika bahasa kita tidak baik, kita cenderung menghindari pasangan yang
baik bahasanya. Sehingga kita akan merasa nyaman dengan pasangan yang
bahasanya tidak baik.
Cinta itu tidak logis, karena domain dari cinta itu adalah emosi;
tetapi emosinya cinta itu punya logikanya sendiri, logikanya cinta
adalah “apabila tidak membahagiakan, maka tinggalkan”; “kalau lebih banyak melukai, maka tinggalkan”;
Kekecewaan seharusnya menjadikanmu berlaku lebih tegas, untuk tidak dikecewakan lagi.
Kenapa laki-laki tidak setia?, laki-laki itu tegas untuk nafsunya,
ngerem untuk kehormatannya. Kalau laki-laki tidak ada nafsu, ia tidak
normal. Tapi yang menjadikan mulia adalah ia ngerem untuk kemuliaannya.
Walaupun pada kenyataannya banyak laki-laki remnya blong.
Pada hakikatnya cinta dan nafsu itu indah, yang membuat keduanya tidak indah itu adalah salah penggunaannya.
Sebaik-baiknya jiwa tidak akan menjadi jodohmu,jika engkau tidak menjodohinya.
Berarti jodoh itu adalah keputusan menjodohi. Cinta itu penghormatan,
jika dia tidak menghormati, dia tidak mencintai Anda, apapun
kata-katanya. Ia mencintai Anda jika dia memperhatikan kesehatan Anda;
Ia mencintai Anda jika ia terbuka kepada Anda; Ia mencintai Anda, jika
Ia melibatkan Anda tentang masa depannya.
Tidak ada kapok, kapok itu menghentikan harapan baik…
…yang harus kita lakukan adalah memilih orang yang kita cintai dengan lebih bijak…
…lalu dengan hati yang baik, mencintainya sebagai jodoh…
…apabila Anda menghormati diri Anda dengan lebih indah…
…Tuhan akan mengenalkan dengan belahan jiwa…
…yang keindahannya juga dalam penghormatan kepada Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar